Pemkab Brebes Gandeng Tiga Daerah Untuk Konversi Sampah Menjadi Energi Listrik

BREBES — Pemerintah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan PT Elenergy Green Solutions untuk membangun Pembangkit Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Tegal Raya. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi masalah sampah yang kian menumpuk, dengan mengubahnya menjadi sumber energi yang ramah lingkungan.

Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengurangi beban sampah, yang selama ini menjadi masalah besar di daerahnya. “Dengan adanya program ini, sampah yang selama ini menumpuk dapat diolah menjadi energi listrik, yang bisa mengurangi dampak negatif sampah sekaligus memberikan solusi energi,” ujar Wurja usai penandatanganan Letter of Expression of Interest (LoI) dengan PT Elenergy Green Solutions pada Selasa (27/1/2026).

Program ini juga melibatkan Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan sampah secara bersama-sama. Wurja menambahkan, kerjasama ini diharapkan bisa mempercepat proses pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta meningkatkan pasokan energi hijau di wilayah Brebes, Tegal, dan Kota Tegal.

Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di wilayahnya kini menjadi perhatian serius. Sampah di Kabupaten Tegal tercatat mencapai 670,38 ton per hari, dengan hanya 5,3% yang berhasil diolah. “Kami membutuhkan teknologi ramah lingkungan untuk mengatasi persoalan ini, dan dengan adanya program PSEL, kami berharap dapat mengkonversi sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat,” ujar Kholid.

Pembangunan PSEL juga diharapkan dapat mengurangi beban residu sampah yang selama ini dikelola di tempat pemrosesan akhir, sekaligus mengkonversi sampah menjadi energi yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Perwakilan PT Elenergy Green Solutions, Lee Seng Liang, mengungkapkan komitmennya untuk bekerja secara profesional dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Ia berharap, kerjasama ini dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berdampak nyata bagi lingkungan dan perekonomian daerah.

Pengolahan sampah berbasis teknologi ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menghadirkan sumber energi yang berkelanjutan.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan di wilayah Tegal Raya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *