SOLO – Bank Jateng berhasil meraih penghargaan Gold Award – 1st Ranking pada ajang Indonesia Good Corporate Governance (GCG) Award X – 2026 untuk kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset diatas Rp 90 Triliun. Penghargaan tersebut diberikan pada acara puncak yang diselenggarakan di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, pada Jumat (23/1/2026).
Prestasi ini menandakan keberhasilan Bank Jateng dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan independen. Hal tersebut menjadi bukti nyata konsistensi bank dalam menjaga integritas dan profesionalisme di setiap lini bisnisnya.
Kepala Divisi Kepatuhan dan APU PPT Bank Jateng, Mirza Koerniadi, menerima penghargaan tersebut atas nama Bank Jateng. Menanggapi pencapaian ini, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari upaya kolektif seluruh insan Bank Jateng dalam menjaga integritas dan sistem tata kelola yang kuat.
“Penghargaan ini adalah validasi atas komitmen kami dalam membangun sistem pertahanan perusahaan yang tangguh. Dengan penguatan manajemen risiko dan kepatuhan terhadap regulasi, kami memastikan setiap inovasi digital dan pembiayaan UMKM tetap berlandaskan pada prinsip GCG yang sehat,” ujar Erik.
Lebih lanjut, Bank Jateng juga berfokus pada penguatan IT Governance untuk mengantisipasi risiko yang muncul di era digital. Penerapan tata kelola yang baik, menurutnya, akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan, menjaga ketahanan perusahaan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.
Bank Jateng juga telah menunjukkan kontribusi signifikan terhadap ekonomi regional, terutama dalam mendukung sektor UMKM melalui pembiayaan yang masif. Digitalisasi layanan menjadi salah satu langkah strategis yang mempercepat akses dan meningkatkan transparansi bagi nasabah, seiring dengan penerapan sistem pengawasan intern yang kokoh.
Dengan raihan predikat Excellent ini, Bank Jateng membuktikan bahwa standar tata kelola perusahaan yang baik tidak hanya memenuhi ekspektasi nasional tetapi juga internasional, sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah dan mitra strategis di tahun 2026.


