SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) meningkatkan kinerjanya guna mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Instruksi ini disampaikan saat membuka Pra Rapat Koordinasi Pendapatan 2026 di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, Rabu (4/3/2026).
“Pak Gubernur berharap kemandirian pendapatan daerah dapat tumbuh dari kontribusi BUMD dan BLUD,” ujar Sumarno. Ia menekankan, keberadaan BUMD memang bertujuan bisnis sehingga diharapkan terus berkembang, berkontribusi signifikan terhadap PAD, sekaligus menumbuhkan kemandirian fiskal daerah.
Selain peningkatan kinerja, Sumarno menegaskan integritas dan akuntabilitas aparatur menjadi faktor krusial. “Setiap rupiah yang dikelola pemerintah daerah adalah amanah masyarakat, sehingga pengelolaannya harus transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Jateng, Masrofi, menambahkan untuk mencapai target PAD 2026, upaya kreatif dan inovatif perlu dilakukan. “Kami akan memanfaatkan seluruh sarana, prasarana, dan sumber daya manusia untuk mendorong pendapatan. Tahun 2027 diharapkan ada terobosan baru untuk mencapai target,” ujarnya.
Bapenda juga menekankan pentingnya penguatan validitas dan integrasi basis data objek pajak, sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah. Langkah ini dianggap strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas, sekaligus mendukung tata kelola pendapatan yang profesional.
Pengamat kebijakan publik, Rina Wahyuni, menilai strategi ini tepat untuk meningkatkan PAD sekaligus mendorong BUMD dan BLUD lebih inovatif. “Kuncinya adalah eksekusi konsisten dan pengawasan ketat. Tanpa itu, target PAD bisa sulit tercapai, meskipun potensi BUMD dan BLUD besar,” kata Rina.
Dengan langkah ini, Pemprov Jateng berupaya membangun fondasi fiskal yang lebih kuat, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan setiap kontribusi dari BUMD dan BLUD berdampak nyata pada kesejahteraan warga.


