Akses Wisata Colo Kudus Longsor, Pemprov Jateng Siapkan Rp 10 Miliar untuk Perbaikan

KUDUS – Akses utama menuju Objek Wisata Colo di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, terputus akibat longsor sepanjang enam meter. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk merehabilitasi kawasan tersebut dan memastikan arus lalu lintas kembali normal.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maemoen, yang meninjau langsung lokasi pada Selasa (13/1), menegaskan bahwa longsor ini berdampak signifikan pada perekonomian masyarakat sekitar. Jalur yang terdampak merupakan akses keluar-masuk utama kawasan wisata, yang menjadi tumpuan pendapatan bagi pelaku UMKM setempat.

“Langkah awalnya adalah memastikan bus wisata bisa naik ke atas. Hari ini ada 12 bus yang tidak bisa naik, padahal bulan depan sudah memasuki Sya’ban, ketika ratusan bus biasanya datang untuk ziarah,” ujar Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menambahkan, selain longsor di Colo, enam kecamatan di Kudus saat ini terdampak banjir. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemprov Jateng dalam menyiapkan anggaran rehabilitasi. “Sebanyak 12,65 juta jiwa terdampak bencana ini. Kami berharap penanganan segera dilakukan agar ekonomi masyarakat kembali pulih,” kata Sam’ani.

Pemprov Jateng menargetkan rehabilitasi akses wisata Colo rampung sebelum puncak kunjungan peziarah bulan Syaban, agar aktivitas wisata dan perdagangan lokal dapat berjalan optimal. Penanganan bencana ini juga menjadi perhatian serius pemerintah untuk mengurangi kerugian ekonomi sekaligus meminimalkan risiko keselamatan pengunjung.

Dengan alokasi Rp 10 miliar ini, pemerintah menunjukkan respons cepat terhadap bencana alam sekaligus menegaskan komitmen menjaga kelancaran sektor pariwisata lokal yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat Kudus.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *